Kapolda Sumsel Pimpin Wisuda Purnabakti 187 Personel, Tegaskan “Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara”

TERJADI.id – Palembang | Polda Sumatera Selatan memberikan penghormatan kepada personel yang telah menuntaskan masa pengabdiannya melalui Tradisi Wisuda Purnabakti Anggota Polri dan ASN Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., ini berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (2/7/2026).
Sebanyak 187 personel resmi memasuki masa purnabakti, dengan 68 di antaranya mengikuti prosesi wisuda secara langsung. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat di Sumatera Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda, Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel beserta pengurus, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel. Kehadiran para undangan menambah kekhidmatan momen penghormatan bagi para purnawirawan Polri.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak diukur dari pangkat atau jabatan, melainkan dari kemampuan menyelesaikan tugas pengabdian hingga masa pensiun dengan sehat, selamat, dan penuh kehormatan. Hal ini menjadi tolok ukur utama keberhasilan dalam karier sebagai Bhayangkara.
“Sejatinya keberhasilan anggota Polri adalah bisa melaksanakan dinas sampai pensiun dengan sehat dan selamat. Bapak-Ibu sekalian patut berbangga telah menyelesaikan pengabdian dengan baik hingga hari ini,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Momen haru juga terasa saat Kapolda memberikan penghormatan khusus kepada Brigjen Pol (Purn.) Slamet Widodo sebagai perwakilan wisudawan. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pelepasan di halaman Mapolda Sumsel, di mana Kapolda kembali menegaskan bahwa pengabdian tidak berhenti meski masa dinas telah berakhir.
“Bhayangkara tidak pernah pensiun. Yang pensiun adalah personelnya. Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara,” tegas Kapolda Sumsel, menutup rangkaian kegiatan yang sarat makna tersebut. (*DJ/rils)