Angel Pieters Comeback Lewat Single “Rindu”, Pop Balada Intim Sarat Emosi

TERJADI.id – Jakarta | Penyanyi Angel Pieters resmi kembali ke industri musik Tanah Air dengan merilis single terbarunya berjudul “Rindu”, pada 26 Januari 2026. Lagu pop balada ini hadir dengan pendekatan yang tenang dan reflektif, menghadirkan ruang bagi pendengar untuk berdamai dengan rasa rindu—bukan sebagai luka, melainkan sebagai bagian dari perjalanan emosional manusia.

Ditulis bersama Clara Riva, lagu “Rindu” mengangkat makna kerinduan yang tidak menuntut untuk kembali, melainkan diakui dan diterima dengan jujur. Angel Pieters menggambarkan lagu ini sebagai bentuk keberanian untuk mengakui perasaan tanpa harus memaksakan akhir cerita. Menurutnya, rindu tidak selalu membutuhkan jawaban, cukup diakui dan disimpan dengan lembut di dalam diri.

Secara musikal, “Rindu” digarap dengan nuansa minimalis namun kaya emosi. Permainan piano oleh Trinanda Imawan Wibisono menjadi fondasi utama lagu, dipadukan dengan sentuhan drum dan programming lembut dari Pefiri. Lapisan orkestra dari Fame’s Project turut memperkuat atmosfer sinematik yang intim, tanpa kehilangan kedekatan emosional dengan pendengar.

Aransemen orkestra digarap oleh Marthin Tupanno dan direkam di Artsound Studio, sementara proses vokal dilakukan di 909 Studio dengan arahan Barsena Besthandi. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Eko Sulistiyo dan Bennytho Siahaan, menghasilkan kualitas audio yang halus dan matang. Seluruh elemen musik dirancang untuk mengutamakan rasa, bukan kemegahan.

Single “Rindu” dirilis di bawah naungan Nocturne Record, label yang dikenal mengedepankan kedalaman emosi dan kejujuran artistik dalam setiap karya. Sejalan dengan visi label tersebut, “Rindu” menjadi karya pop balada yang reflektif dan dewasa, menegaskan karakter Angel Pieters sebagai penyanyi yang mengutamakan interpretasi emosi dalam bermusik.

Tak hanya lagu, video musik “Rindu” juga digarap dengan pendekatan visual yang intim dan tenang di bawah arahan sutradara Reuben Tourino. Seluruh identitas visual, termasuk artwork, ditangani oleh Artnivora untuk menjaga konsistensi estetika rilisan. Kini, single “Rindu” telah tersedia di seluruh platform streaming digital dan diharapkan menjadi teman bagi siapa pun yang pernah merindukan seseorang, sebuah masa, atau versi diri yang pernah ada. (DJ/rils)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *