Comeback Setelah Tiga Tahun, Rafael Tan Rilis Ulang Lagu Hits “Aku Sayang Kamu” dengan Aransemen Baru

TERJADI.id – Jakarta | Penyanyi sekaligus musisi Rafael Tan resmi membuka lembaran baru perjalanan karier solonya di tahun 2026 dengan merilis single terbaru berjudul “Aku Sayang Kamu” pada 6 Februari 2026. Lagu ini menjadi penanda comeback Rafael setelah sekitar tiga tahun tidak merilis karya solo, sekaligus langkah awal menuju proyek EP atau album solo yang tengah dipersiapkannya tahun ini.
Meski dikenal luas sebagai personel boyband SM*SH, Rafael Tan telah lama menapaki jalur musikal personal di luar grup. “Aku Sayang Kamu” menjadi karya yang merekam kesinambungan perjalanan tersebut, menghadirkan identitas musikal Rafael yang lebih dewasa, sekaligus menyimpan jejak sejarah kreatifnya sejak masa remaja.
Menariknya, lagu “Aku Sayang Kamu” bukanlah materi baru sepenuhnya. Lagu ini pertama kali dikenal publik sebagai single dari band SMA Rafael Tan bernama Cola Float pada awal era 2000-an. Saat itu, lagu ini sempat menjadi hits di skena musik indie Bandung dan menduduki peringkat teratas berbagai tangga lagu radio lokal selama berminggu-minggu, menjadikannya salah satu lagu ikonik di masanya.
Secara naratif, “Aku Sayang Kamu” mengangkat kisah seseorang yang telah menemukan cinta sejatinya, namun harus menerima kenyataan pahit ketika orang yang dicintai memilih pergi bersama orang lain. Meski diliputi rasa kehilangan, tokoh dalam lagu ini tetap memilih menunggu dengan penuh keikhlasan, menjadikan tema penantian, kesetiaan, dan cinta tanpa tuntutan sebagai kekuatan utama lagu ini.
Untuk menyesuaikan dengan selera musik masa kini, Rafael Tan menghadirkan aransemen baru yang lebih segar dengan sentuhan sweet pop RnB, tanpa menghilangkan ruh emosional dari versi lamanya. Proses aransemen ulang dilakukan secara matang melalui berbagai eksplorasi konsep hingga akhirnya menemukan formula yang tepat antara nostalgia dan modernitas.
Dalam proses produksinya, Rafael menggandeng Kamga sebagai vocal director untuk menggali interpretasi vokal yang lebih dewasa dan jujur. Proses rekaman dilakukan di Roemah Iponk, dengan mixing dan mastering oleh Irene Edmar, menghasilkan kualitas audio yang hangat dan relevan bagi pendengar lintas generasi. Melalui rilisan ini, Rafael Tan menegaskan kesiapannya kembali bersaing di industri musik Indonesia dengan karya yang personal dan bermakna. (DJ/rils)